simply unfriend

Suasana dan hingar bingar pemilihan kepala pemerintahan pusat Republik Indonesia makin memanas. Sudah banyak contoh pertengkaran terjadi di media sosial, yang kemudian reda tapi hanya sebentar untuk kemudian menaik kembali.

Ketika saja seorang visioner yang sudah dapat menerka akan terjadinya suasana seperti ini menyebut para calon kepala pemerintahan sudah seperti berhala saja bagi pemujanya. Saya malah sedikit menentang dengan teorinya itu. Bagi saya momen ini hanya satu saat dalam kehidupan rakyat Indonesia, dan tak mungkin terjadi perpecahan serius terkait pujaan para pemilihnya.

sepertinya saya salah.

Wikipedia mendefinisikan bahwa : Berhala adalah obyek berbentuk makhluk hidup atau benda yang didewakan, disembah, dipuja dan dibuat oleh tangan manusia.

siapapun itu yang dengan terang-terangan berani apdet status berkaitan dengan berhalanya, sudah siap dengan resiko dimusuhi. mereka rela mengotori dinding berandanya dengan pertengkaran antar teman. bahkan siap saling remove. tantangan remove pertemanan bukan hanya gertak sambal, tapi sudah menjadi kegiatan pembersihan pertemanan secara garang.

setelah sesi tantangan meremove, masuklah fase seakan-akan sadar dengan perselisihan bodoh yang konyol. tapi sekarang, setelah penetapan calon kepala pimpinan oleh kpu dengan penomorannya maka babak ketiga penyembahan berhala menguat kembali. jika sebelumnya banyak teman yang apdet status dengan menyatakan keheranannya atas pertengkaran ini, sekarang sudah tidak merasa heran lagi. bahkan sebagian sudah ada yang ikut terjun langsung dalam pemujaan sesaat yang sesat.

seseorang yang saya kenal memilliki integritas cukup tinggi bahkan dengan santainya menampilkan  pemujaannya dengan menuliskan apdetnya “u can simply unfriend me…”. sebuah tantangan ringan tapi menohok bagi yang tidak sepemujaan dengannya.

tetapkanlah pujaan anda dari sekarang tapi jangan jadikan sebagai berhala. kalau tidak maka kita akan simply unfirend.

serius