di Brunei #9

Minggu, 19 Agustus 2012. Hari terakhir puasa malah tidak makan sahur karena kesiangan. Mandi dan berkemas, saya segera turun untuk menunggu Liaison Officer yang berjanji untuk mengantar saya ke pusat kota. Tidak jadi. Ijin tidak diberikan karena saya akan pergi tanpa kawalan. Sejujurnya setelah empat hari berada di sini saya terfikir bahwa kami adalah prisoners.Lanjutkan membaca “di Brunei #9”