di Brunei #5

Rabu, 15 Agustus 2012. Lelap tidur terbangunkan oleh suara ketukan. Seorang petugas dapur dengan senyum mengatakan “sahur..!”. Alhamdulillah ada yang membangunkan. Makan sahur, tidak lupa saya pesan teh manis panas. Entah mengapa kami selalu disediakan minuman yang dingin. Saya sempat lihat di dapur, batu es berjibun di tempat penyimpanannya. Tidak siang, tidak malam, saya perhatikanLanjutkan membaca “di Brunei #5”

gowess sore

gara-gara gowess malam hanya berdua saja dengan abang aji, si anak semata wayang, sang permaisuri kepingin ikutan gowess juga. tapi tidak mau kalau berkeliling hutan pada malam hari. sabtu terakhir di bulan oktober 2010, kami gowess lagi namun kali ini tidak malam tapi sore dan bertiga. untuk cerita mah standar saja, jadi sekarang langsung sajaLanjutkan membaca “gowess sore”

NR = night ride

night ride, kalau diterjemahkan secara bebas maka saya akan menterjemahkannya : bersepeda malam hari untuk bersenang-senang. sudah hampir dua bulan, setiap sabtu malam saya ber NR bersama anak. awalnya hanya di dalam komplek berkeliling-keliling. kemudian meningkat dengan berkeliling sekitaran komplek. terakhir nekad berkeliling keluar masuk kampung, walau masih di sekitaran komplek. untuk diketahui, saya tinggalLanjutkan membaca “NR = night ride”