lomba menulis

beberapa tahun yang lampau, ketika masih berkutat dalam blog, lomba menulis di blog adalah hal yang paling dicari para pemburu lomba. semacam prestis terutama kalau menang.

saya seringkali membuat tulisan sesuai dengan lomba yang diadakan, tapi tidak diikutkan dalam lomba. kenapa ??

ikut lomba menulis itu yang paling menyusahkan adalah harus menyisipkan widget, sebar lagi ke minimal sepuluh blog dan lain-lain hal yang harus dilakukan berkaitan dengan menyemarakkan lomba tersebut. bahkan hingga sekarang dengan makin banyaknya media sosial semacam facebook dan twitter, persyaratannya bertambah karena harus follow. kemudian dengan banyaknya fasilitas chatting seperti bbm dan whatsapp yang juga harus diikuti jika ingin mengikuti lomba menulis.

ini apa …..

lomba menulis kok dikaitkan dengan banyak aktifitas remeh-temeh yang menyusahkan.

saya punya facebook sempat nganggur selama sekian tahun, karena hanya ingin punya saja seperti yang lain-lain. punya twitter juga begitu. bahkan twitter saya hanya dibaca oleh saya seorang, karena memang tidak punya teman ngetwit.

sekarang setelah kurang lebih tiga atau empat tahun belakangan ini, blog saya ini hampir-hampir tidak pernah disentuh. saya juga masih belum yakin apakah masih ada passion untuk menulis di blog lagi. euforianya sudah tidak ada lagi.

haruskah saya mengikuti lomba-lomba yang berkaitan dengan penulisan agar histeria menulis terjadi lagi??

perlombaan memang kegiatan yang dapat menimbulkan motivasi dalam melakukan sesuatu. untuk apa menulis kalau tidak dapat sesuatu?? hadiah misalnya. tapi adakah panitia lomba yang benar-benar hanya mengadakan lomba saja tidak dengan embel-embel mengiklankan produknya.

saya paling malas utak-atik widget. pasang banner milik panitia lomba, terus lupa. akhirnya terpasanglah banner tersebut selama-lamanya. padahal blognya dengan panitia lomba tidak ada hubungan apapun selain pernah mengikuti lomba. itupun  tidak menang. :ngok:

sekali lagi. apa sih motivasi menulis selain mendapat hadiah dari lomba??