deklarasi percaya diri

sudah lama saya menyaksikan atau lebih tepatnya membaca para pemilik akun socmed yang sangat percaya diri. di sini saya membicarakan facebook. mereka para pemilik akun yang sangat percaya diri tersebut selalu merasa dirinya sangat benar. saking benarnya mereka memproklamirkan kebenarannya dengan status yang mengancam seakan pembaca atau mereka yang berteman dan membaca statusnya menjadi terpesona dengannya.

sekali lagi saya membicarakan tentang tingkah laku para pemilik akun di facebook dan itupun masih terbatas pada teman-teman facebook saya yang sedikit. jadi belum tentu menggambarkan kelakuan semua pemilik akun facebook di seluruh jakarta, apalagi Indonesia, apalagi dunia. hanya segelintir sampel dari sedikit populasi yang akan saya bahas di sini. jadi validitas hasil tulisan ini tidak perlu diperdebatkan. cukup dibaca dan jika penasaran silahkan buat penelitian sendiri.

ada beberapa teman yang menuliskan status kurang lebih seperti ini :

“sudah waktunya remove teman, tapi siapa ya ….. “

atau

“unfriend beberapa teman”

atau

“waktu yang tepat untuk unfollowing”

dll

intinya adalah mereka merasa terganggu dengan teman mereka sendiri dan mengancam akan memutuskan hubungan pertemanan di facebook. padahal mereka tidak menuliskan secara pasti, siapakah teman yang mereka maksud. memang dalam bersosialisasi, ada saja orang yang tidak sejalan dengan ide dan pemikiran kita. tapi apakah perlu dideklarasikan keseluruh teman yang lain bahwa anda sudah benar dan akan membuang atau memutuskan pertemanan pada orang yang anda anggap tidak benar ???

dalam hal saya, ada beberapa teman yang menuliskan status tidak sesuai dengan jalan pikiran saya. bertolak belakang malah. tapi saya tidak pernah mengancam-ancam. jika memang sudah tidak nyaman, langsung remove saja, selesai permasalahan.

kalau menurut saya, mereka yang menuliskan status seperti ini adalah orang yang sangat percaya diri. sepertinya mereka yakin bahwa dengan menuliskan status tersebut, banyak temannya yang merasa takut diremove, bahkan ada yang sampai memohon-mohon untuk tidak diunfollow dan berjanji untuk tidak menuliskan hal-hal yang tidak disukai lagi oleh pembuat status. #lucu

tapi, saya juga punya teori kebalikannya, yaitu, mereka yang menuliskan status seperti tersebut di atas sangat-sangat tidak percaya diri. kenapa, karena mereka bingung benarkah harus memutuskan hubungan?? atau takut jika memutuskan hubungan maka dia harus memutuskan hubungan dengan lebih dari setengah temannya di facebook karena ternyata banyak yang tidak sepemikiran dengannya. #khawatir

tulisan ini hanya sebagai pengisi tulisan di blog ini yang sudah lama terabaikan, jadi tolong tidak dijadikan bahan referensi atau bahan rujukan untuk tulisan apapun. kalau anda bandel, awas akan saya unfollow anda.