kereta atau mobil

ada perbedaan kecil yang merepotkan antara bahasa Malaysia dan bahasa Indonesia dalam hal penyebutan kendaraan bermotor roda empat yaitu mobil. di Malaysia, mobil disebut dengan kereta. (bagi yang mengerti bahasa inggris bisa langsung geser ke bawah, untuk yang normal akan saya ceritakan dalam bahasa Indonesia sesuai kemampuan saya :plaks:)

karena ini adalah kali pertama saya ke Malaysia, maka sudah pasti masih buta dengan situasi setempat. kemarin bersama dua orang teman yang berasal dari kamboja, kami pergi ke chinatown. berangkat dari ampang point, kami naik bus menuju ampang park untuk berganti dengan kereta. perjalanan lancar saja karena hari sebelumnya sudah pernah pergi ke KLCC.

sampai di ampang park, kami bingung mencari stasiun kereta. karena di Indonesia stasiun sangat mudah dikenali. setelah celingak-celinguk tidak ketemu, kami memutuskan untuk bertanya pada penduduk setempat alias orang Malaysia. ternyata tidak mudah menemukan orang Malaysia di Malaysia. hal ini karena Kuala Lumpur benar-benar mengglobal. banyak turis dan pendatang di sini. untuk lebih memudahkan maka saya bertanya pada pria berseragam yang sepertinya tukang parkir yang menurut saya pasti tahulah situasi sekitar. ternyata dia malah bingung.

teman saya yang berasal dari Kamboja tentu saja mengandalkan saya yang menurutnya pasti bisa bahasa Malaysia, dan tentu saja saya bisa bahasa Indonesia maka bertanyalah saya dengan pasti pada orang yang kami temui tersebut “dimana kami bisa naik ‘kereta’?”

jawabannya …. sudah pasti dia menunjuk ke parkiran mobil dan bahkan memanggil seorang supir taksi untuk kami. wah… tentu saja kami bingung dan menolak untuk naik taksi. kami ingin naik ‘kereta’ bukan taksi. beruntunglah saya teringat bahwa nama keretanya adalah LRT. setelah bertanya di mana stasiun LRT si pengemudi taksi malah bertanya “nak naik ‘kereta’ atau LRT?”

“LRT”. dengan segera dia menunjuk pada bangunan yang tidak mirip sama sekali dengan stasiun dan bertanda wajah berwarna kuning. sesampai di sana cuma ada lift. tapi kami sudah maklum, pastilah lift ini merujuk pada stasiun kereta.

demikianlah jika ingin naik kereta di Malaysia. gunakanlah LRT, lebih dimengerti dibanding ‘kereta’ yang berarti mobil.

Story of the day

Yesterday, my Cambodian friends and I went to Chinatown in Kuala Lumpur. As we know that we came here to study English, so I try to set my mindset to say anything in English. But on the way to Chinatown my friends wanted me to talk in Indonesian language which Malaysian can understand easily if I ask about direction. And I was confused. Actually there are many different between Indonesian language and Malaysian language, even thought our language came from the same Malaya language.

And what I was afraid of is coming. I ask Malaysian where we can find train using Indonesian language ‘kereta’. In indonesian language, ‘kereta’ means train, but in Malaysia ‘kereta’ means car. So, he showed us car park and called a taxi driver. Little misunderstanding here. Luckily I remember the name of the train that use here LRT. Thanks God we were saved. They directed us to subway. Happy ending.