di Brunei #6

Kamis, 16 Agustus 2012. Sahur terbangun dengan bantuan alarm. Selama ini saya tidak terpikirkan untuk mengaktifkan alarm di HP, karena saya pikir sudah aktif. Hanya saja saya tidak sekalipun mendengar karena sempat terpikir bahwa ketika alarm berbunyi saya tidak dengar. Ketika dicek, ternyata alarm tidak diaktifkan :julurlidah:

At the kitchen, bertemu dengan seorang pengurus mes juga akan makan sahur. Kami makan bersama. Sambil makan dia menceritakan tentang nasibnya yang dirundung malang. Saya mendengarkan saja sambil mengunyah makanan yang memang selalu melimpah di sini :biggreen:

Pagi saya sempatkan buka netbook untuk meneruskan menulis jurnal dan sedikit browsing the net. Menjelang pukul 07.30 saya turun ke bawah untuk joint dengan yang lain. Masuk bis go to the school, sebuah rutinitas yang akan kami lakukan hingga akhir September nanti.

Pelajaran pertama, reading. berikutnya speaking. Terhenti sejenak untuk coffee break dilanjut dengan writing. Pelajaran terakhir listening.

Back to the dorm. lunch at Musholla alias Shalat, and then back to my room dan mencoba menuliskan jurnal yang memang sengaja dibuat harian agar saya selalu ingat waktu ke waktu keberadaan saya di sini.

That’s it. Semoga sore nanti ada cerita yang menarik.

I’m back. Hari itu, biasa saja. rutinitas yang sudah bisa ditebak. Bangun tidur, belajar saja. Mengerjakan home work. Maghrib berbuka di dinning room. Malam, nonton tv di common room. Tak ada akses internet. Server is down.

Tidur cepat adalah pilihan terdekat.

tidur.