cinta dalam serpihan kata

kali ini postingan khusus untuk ikutan kuis yang diadakan oleh seorang teman di blognya yang sedang berulang tahun. tante julie. prok..prokkk..prokk

banyak orang yang saya cintai dan saya bingung harus menampilkan yang mana. setelah direnungkan dengan baik dan benar. saya memutuskan untuk menampilkan sesuai dengan skala prioritas saja. dan mereka adalah :

ibu saya. sekarang biasa dipanggil nenek. padahal bukan lagi cucu yang dipunya tapi sudah cicit. memasuki masa tua, beliau terganggu penglihatannya. karena itu selalu menggunakan kacamata agar tidak sakit. beliau memiliki energi yang selalu terbarukan. di kamarnya yang mungil, saya sering tertidur. entah karena apa. pulang kantor, pasti yang didatangi pertama kali adalah nenek. setelah cium tangan biasanya beliau sering bercerita. walau mendengarkan ceritanya tapi keseringan saya sambi dengan kegiatan lain karena harus berganti baju dan lain sebagainya. nenek ini …. aduh bagaimana meneruskannya ya ?? untuk siapapun anda yang memiliki ibu, silahakan termenung dan hayati seperti apakah seorang ibu bagimu……..

abang aji. nama sebenarnya adalah raja ali haji. dinamakan demikian dengan harapan agar abang aji saat besar nanti menjadi sastrawan. seperti Raja Ali Haji di Pulau Penyengat Kepulauan Riau yang telah melahirkan karya sastranya Gurindam 12. semenjak nenek ikut kami, abang aji selalu tidur di kamar nenek. kalau biasanya kami kesempitan karena harus tidur berhimpitan dengan abang aji, sekarang malah kelegaan. kadang-kadang terbangun di tengah lelap dan memperhatikan betapa seiprit kasur yang kami pakai dibanding luas kasur itu sendiri. beda ketika abang aji masih tidur bersama.

saya tidak bisa menampilkan yang lainnya karena nanti pasti akan penuh bahkan bersambung hingga sekian posting. jadi saya cukupkan dahulu. sekian

Diterbitkan oleh komuter

seorang komuter yang wara-wiri antara rumah @Parung dan kantor @Cinere. mobilitas dibantu oleh dua tunggangan setia secara bergantian : smash 2004 dan xtrada2011. sekarang ganti dengan Mio Z karena smash ditabrak ma' ma' sen kiri belok kanan.

9 tanggapan untuk “cinta dalam serpihan kata

  1. Baiti jannati (keluargaku surgaku)… selalu bersyukur bisa bareng dan berbagi bareng keluarga dan masih banyak kesempatan untuk berbakti. Blogwalking pak… Met menunaikan ibadah puasa

  2. kadang memang hal2 kecil yang dilakukan ibu dan anak yang paling meninggalkan kesan. saya rasa saya akan punya banyak penyesalan atas semua kesalahan2 saya terhadap ibu saya kelak jika saya sudah tua juga.

  3. Punya orang-orang tercinta disekitar kita, rasanya tak terkatakan ya Pak.Semoga nenek senantiasi bersemangat dan Bang Aji akhirnya menemukan jalan untuk jadi sastrawan..

  4. Sosok ibu memang special sekali di mata anak yang mencintainya. Ibu saya juga sudah jadi Oma sekarang, dan sama halnya kalau melihat ayah saya, rasanya semakin sayang deh sama keduanya. Semakin saya tambah umur, saya bisa melihat beberapa kesamaan antara saya dan ibu saya. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: