buyar

per hari ini, selasa 17 juli 2012 saya berusaha untuk menulis lagi. sebenarnya banyak ide, tapi ketiadaan jaringan membuat ide-ide itu berkumpul dan ketika sudah mendapat waktu, malah membeku. freeze.

pagi dimulai dengan b2w. gowes sejauh 20 km dari rumah ke kantor. rute yang dilewati rute terpendek yang didapat dari hasil nyasar-nyasar sebelumnya. rute ini memang enak dilewati ketika matahari telah terbit atau belum terbenam. pemandangannya mantaps bahkan di siang hari yang terik. masih banyak pohon-pohon dan jarang rumah. terhampar sawah-sawah dan sungai kecil. namun lain halnya ketika melewatinya di saat bulan masih tersenyum.

seperti hari ini. pukul 05.00 sudah keluar rumah. tentu saja kondisi masih gelap. karena terbiasa melewati rute terpendek ini, pagi itupun tanpa disadari ambil rute tersebut. baru sadar ketika mulai masuk gang. mau putar balik sudah terlanjur kejauhan. masuk saja terus. sebenarnya bukan tidak mau melewati rute ini ketika fajar belum merekah. tapi dasar penakutlah yang membuat gowes datar ini menggetarkan dengkul.

belokan pertama masih ada rumah. bahkan pintunya terbuka, tanda penghuni sudah beraktifitas. belokan kedua ada musholla. pasti masih ada yang shalat subuh nih. belokan ketiga “krik..krik..krik.. gelap. belokan keempat gelap dan masuk persawahan. tapi nun jauh di ujung sana terlihat sesosok sedang masuk ke sebuah gudang di pinggir sawah. belokan berikutnya di tengah gelap terkagetkan dengan adanya pengendara sepeda lain dari arah berlawanan. sama-sama tidak pakai penerangan. bedanya sepeda saya bercat putih, jadi masih bisa dicermati ketika mendekat. sepeda dia hitam semua. untunglah tidak saling bertabrakan, hanya kaget saja.

sebenarnya panjang jika ingin dituliskan disini tentang horor yang saya alami pagi itu. karena selain di shortcut itu, jalan setelahnya juga ternyata masih gelap dan rimbun. boleh dibilang masih termasuk hutan walau perkebunan. hii………

buyar