janga nanya lagi ya

membiasakan pada sabtu untuk gowes keliling kemana saja. mengingat usia sudah tak lagi muda (lebay; biarin).

sabtu 09-06-2012, kurang lebih pukul 06.00, saya beranjak dari rumah untuk gowes memuaskan dahaga. karena satu dan lain hal saya tak bisa b2w, maka sabtu harus dioptimalkan gowes. bingung juga sih untuk menentukan tujuan gowes. selama ini saya berfikir, bahwa gowes itu enak kalau bersama rombongan. okay benar enak, tapi ada beberapa hal yang kemudian menjadi pertimbangan untuk gowes sendiri saja.

untuk gowes dengan rombongan maka harus memiliki jadwal yang disepakati bersama. kemudian saya ketahui dan rasakan bahwa kesepakatan ini sulit sekali saya penuhi. kantor saya libur sabtu minggu. tapi dalam satu bulan saya kena jadwal piket yang biasanya sabtu. jadi terlepaslah satu sabtu. kemudian abang aji sangat faham bahwa sabtu saya libur, maka dia juga sudah jaga-jaga terutama di hari kamis dan jumat, pesan ke saya untuk antar dia ke sekolah di hari sabtu. dan memang abang aji ini memiliki ingatan seperti gajah. tidak ada lupanya. jadilah sabtu ternak teri (anter anak anter istri).

demi mengejar gowes, terkadang saya bolos ternak teri. pura-pura lupa dsb. pagi setelah persiapan. selesai sarapan (wajib) langsung kabur. karena tidak berani bersepakat dengan rombongan, akhirnya saya gowes sendiri. dari pada cari spot gowes yang menyusahkan, saya putuskan gowes ke bekasi, ke rumah kakak. dengan jarak tempuh 46 km dan waktu tempuh dua jam setengah. saya sampai di tempat kakak di bekasi. seperti layaknya gowes, ketika sampai di satu spot, saya langsung makan terus tidur. tak lupa ganti baju dulu, baju gowesnya dicuci.

lagi enak-enak tidur, abang aji sms. marah-marah. memang abang aji sudah punya nomor sendiri tapi hp tidak boleh dibawa-bawa karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. cukup di rumah saja. karena memang salah, saya terima dimarahi abang aji melalui sms.

berbicara tentang sms. abang aji ini paling tidak suka basa basi. selama seminggu kemarin, abang aji ulangan kenaikan kelas. senin sekitar pukul 10.00, saya sms ke abang aji menanyakan tentang ujiannya hari itu. tapi dasar abang aji, selain dijawab dengan jawaban singkat juga dikasih pesan “janga nanya lagi ya”. lho, dikasih hp karena ingin tahu kegiatan dan hal-hal yang kira-kira bisa kami bantu. ini malah tidak mau ditanya. kemudian, di sms tidak mau jawab. hadeuh, jaman sekarang orang tua diatur anak.

Diterbitkan oleh komuter

seorang komuter yang wara-wiri antara rumah @Parung dan kantor @Cinere. mobilitas dibantu oleh dua tunggangan setia secara bergantian : smash 2004 dan xtrada2011. sekarang ganti dengan Mio Z karena smash ditabrak ma' ma' sen kiri belok kanan.

10 tanggapan untuk “janga nanya lagi ya

  1. Wah, enak banget ya terus2an gowes. Aku aja nggak pernah lho, habisnya nggak ada sepeda sih cuma motor aja. Hmmm…memang anak jaman sekarang ini pada pintar berkilah. Dibelikan ini itu, eh malah jadinya suka mengatur orang tua 😦

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb…

    Masya Allah, saya malah ketawa membaca perenggan akhirnya mas. Abang Aji sudah malas mahu menjawab soalan dan tentunya dia bosan kerana selalu ditanya kegiatannya. Dia mengganggap bapanya seperti spy kerana mahu tahu semua yang dilakukannya. ..hehehe.

    Iya, saya setuju anak-anak jaman ini, banyak yang mengatur orang tuanya. Malah mereka semakin cerdas berfikir berbanding anak-anak jadul. Tapi sebagai orang tua, harus bersikap tegas dan mereka mesti faham kenapa orang tua mahu tahu aktivitas mereka. Mudahan Abang Aji bisa selamat di dunia dan akhirat.

    Salam sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: