tersadarkan

terbaca satu postingan di satu blog milik anak muda yang terpaut usia jauh dengan usia saya (yang lumayan sudah banyak). saya ingat awal-awal kenal dengannya sekitar dua atau tiga tahun lalu. anak muda ini masih sekolah (SMU/SMA) saat itu, tapi semangat menulisnya sangat menginspirasi saya karena menurut saya kosa kata dan kalimat yang digunakan sangat optimal sesuai dengan pengetahuan yang dimiliki.

hari ini saya jualan dan dan tanpa sengaja, kembali mengunjungi blognya yang di desain dengan sangat sederhana namun betul-betul/sangat-sangat menunjukkan identitas dirinya. antara saya dan dirinya memiliki kesamaan yaitu sama-sama simpel (menurut saya). hal ini terlihat dari theme blognya yang sederhana tanpa banyak plug in atau add on atau apalah itu. tapi yang membedakan adalah, anak muda ini dengan jelas dan gamblangnya menunjukkan dirinya dengan apa yang disukai yaitu kecintaannya pada alam terutama kehijauan dedaunan. sementara saya…. simpel ya simpel, selesai.

dan isi postingan. kesamaan antara saya dan dirinya adalah sama-sama menceritakan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sendiri dan tidak terlalu banyak bercerita mengenai sesuatu yang benar-benar jauh dari kehidupan yang dialami ketika menulis. perbedaannya adalah kalau saya menulis hanya agar orang lain atau saya sendiri saat membacanya tahu bahwa saya telah melalui kehidupan itu titik. dengan simpel bahkan saking simpelnya saya gunakan gambar dengan sedikit kata. berbeda dengan anak muda ini, justru gambar hanyalah pelengkap (jika ada). lebih banyak menggunakan kata yang kemudian rangkaian katanya menjadikan satu gambaran di kepala pembacanya hingga jelas tersampaikan isi dari keinginannya dalam tulisan.

kebanyakan setelah membaca tulisannya saya jadi malu sendiri. kok bisa sih. seorang anak yang berusia setengah dari usia saya mengalami kemajuan yang begitu pesat dan terlihat jelas progress reportnya yang menaik mulai awal menulis hingga sekarang ini. sementara saya fluktuatif.