IBSN : sedia jas hujan sebelum hujan

Bagaimana jika kendaraan yang sudah menemani selama lima tahun lebih tiba-tiba menjadi terlihat baru kembali. bukan karena memiliki jiwa artistik yang tinggi, namun hanya keadaan yang mengharuskan sedikit kreatif agar tunggangan yang selama ini menemani menjadi enak dilihat.

Tidak bisa dipungkiri, usia sangat berpengaruh terhadap tampilan tunggangan. Karena setiap hari dipakai wara-wiri keliling Jakarta bahkan hingga Cianjur saat bulan madu yang kesekian bersama kekasih hati, maka sudah pasti dari segala segi apapun, tampilan tunggangan pasti akan merosot.

Untuk mesin, untunglah selalu terawat dengan baik karena rutin servis setiap satu bulan sekali. Tidak pernah terpikir untuk mengecek odometer perbulannya. Pokoknya minggu pertama awal bulan sudah harus masuk bengkel resmi untuk servis rutin.

Kembali lagi pada tampilan. Jalan-jalan di Jakarta yang sangat-sangat tidak mulus telah membuat kesing bodi menjadi hancur-hancuran, terutama setiap kali selesai servis rutin, ada saja kesing bodi yang tidak terbaut dengan baik. Sehingga ketika melewati sedikit guncangan, kesing bodi tersebut menjadi patah karena tidak kuat menahan getaran dan guncangan.

Setela dua kali ganti kesing bodi belakang kiri dan kanan, kali ini tidak lagi ganti, tapi langsung saja chopp bagian yang patah, kemudian disamakan kiri kanan. Setelah itu dengan sedikit keberuntungan patahan tadi dapat tertutupi dengan ditambahkan bagasi samping berbentuk bulat. Entah akan sampai kapan bagasi samping bulat itu bisa bertahan disana, karena saat ini penggunaan bagasi samping seperti ini sudah ketinggalan zaman.

Setelah beli dan pasang, sekarang mikir-mikir, kira-kira akan diisi dengan apa ya ?? karena ternyata walau terlihat cukup besar tapi volumenya kecil sekali. Hanya cukup untuk satu pasang jas hujan. Tapi sudahlah, daripada tidak ada tempat untuk membawa jas hujan.

Jas hujan dan motor seharusnya menjadi satu kesatuan seperti halnya penggunaan helm. Pemanasan global telah merubah iklim cuaca terutama di Jakarta ini. Banyak yang bilang, sebenarnya sekarang musim apa sih, sebentar panas sebentar hujan. Tidak ada prediksi yang tepat jika berbicara tentang hujan. Oleh karena itu membawa jas hujan kapanpun bepergian dengan menggunakan motor, jas hujan menjadi salah satu kelengkapan yang wajib dibawa.

Adalah sangat menyebalkan di saat sedang berkendara, hujan turun dengan tiba-tiba. Lebih menyebalkan lagi, sedang lucu-lucunya hujan yang mengguyur, tiba-tiba jalan menjadi macet. Ternyata banyak pengemudi kendaraan roda dua yang sangat-sangat ‘BOTOL’ alias bodoh dan tolol. Karena mereka tidak membawa jas hujan dan dengan seenaknya berteduh sementara motornya diparkir saja hingga meluber menghabiskan semua lajur dan jalur jalan.

Ini sekedar saran kepada pihak yang berwenang seperti institusi kepolisian, agar saat hujan berlangsung tilanglah para pengendara motor yang seenaknya meninggalkan motor dan berteduh. Sementara pengguna jalan lain harus sabar terutama para pengguna motor yang memakai jas hujan akhirnya menjadi percuma menggunakan jas hujan, karena setelah pakai jas hujan tidak bisa jalan juga. Jalan tertutup oleh mereka yang berteduh dengan sembrono.

——————————————————————————————————————————————————————————————————

update :

eh dapat KaBe dari seseorang ……………