IBSN : Bangun pagi dan sarapan sang pengendara

Bangun pagi adalah hal biasa dengan tanggung jawab sebagai seorang manusia yang harus hidup dan menghidupi. Setelah bangun, mandi pagi, kemudian apa lagi yang biasa kita lakukan ??

Sarapan….

Komuter mengawali pagi hari dengan sarapan pada pukul 05.15 setiap paginya. Walaupun menurut Wikipedia
sarapan dilakukan dari pukul 06.00 s.d. 10.00, namun Komuter tetap menganggap ritual makan setelah shalat subuh adalah sarapan, karena pada pukul 05.30 Komuter sudah harus mengudara dengan kendaraan roda dua menuju tempat kerja. Dan seperti halnya roda dua yang memerlukan bahan bakar untuk bergerak, Komuterpun memerlukan bahan bakar untuk beraktivitas, dan pagi adalah waktu yang tepat untuk mengawali hari dalam melakukan aktivitas. Bahan bakar yang komuter Komuter maksudkan adalah sarapan selain makan siang dan makan malam nanti, dan ini harus dilakukan karena kadar gula tubuh kita sangat rendah di pagi hari.

Sarapan bagi beberapa orang mungkin terdengar sepele, namun bahkan ada yang menganggap sebagai siksaan. Kenapa tersiksa, Komuter kurang mengerti. Bagi mereka yang tidak mau sarapan di pagi hari memiliki alasannya yang antara lain, setelah sarapan sering sakit perut, tidak ada waktu, dan lain sebagainya.

Tidak seperti makan siang atau makan sore/malam, porsi sarapan tidaklah banyak. Jumlah makanan yang dikonsumsi kurang lebih hanya sepertiganya. Bukan berarti makanan yang dikonsumsi sewaktu sarapan tidak mengenyangkan, tetapi meskipun minim dalam kuantitas, tapi kualitas tetap harus diperhatikan. Sarapan yang benar harus mengandung zat tenaga, protein atau zat pembangun, vitamin dan mineral sebagai zat pengatur yang banyak kita peroleh dari sayur dan buah-buahan.

Sarapan….

Sebuah penelitian menemukan adanya hubungan antara sarapan dengan otak. Dimulai dari masa kanak-kanak, seorang anak yang tidak sempat sarapan setiap pagi, maka otak besarnya yang sedang berkembang mungkin akan mengalami penyusutan (atrofi), sehingga mempengaruhi pertumbuhan intelegensia.

Para peneliti menunjukkan, “Apabila sarapan di pagi hari terabaikan dalam jangka panjang, otak anak dapat mengalami penyusutan, meskipun di kemudian hari telah memulihkan pola makan yang sehat, bergizi cukup, namun otak yang sudah menyusut tidak dapat pulih kembali, mereka akan berubah menjadi bodoh.”

Letak otak berada di atas dengan dilindungi batok kepala yang keras. Hal ini pasti ada alasannya. Otak adalah anugerah tertinggi yang dimiliki manusia. Kecerdasan manusia juga berdasar kemampuannya, untuk itu pemberian makanan yang baik dan teratur akan berpengaruh dengan fungsi dan kerja otak. Terutama di pagi hari, setelah semalaman beristirahat. Pagi adalah waktu terbaik untuk menyediakan makanan bagi otak, salah satunya melalui sarapan yang teratur dan bergizi.

Seorang ilmuwan berpendapat melalui penelitiannya, bahwa sarapan
pagi merupakan makanan khusus untuk otak, hal ini didukung dari sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa sarapan berhubungan erat dengan kecerdasan mental. Maksudnya, sarapan memberikan nilai positif tarhadap aktivitas otak, otak menjadi lebih cerdas, peka dan lebih mudah untuk berkonsentrasi. Hal ini secara tidak langsung akan mendatangkan pengaruh positif terhadap diri dalam beraktivitas, baik di sekolah ataupun di tempat kerja.

Walau sederhana sarapan yang baik harus banyak mengandung karbohidrat, karena kandungan karbohidrat yang kita konsumsi pada pagi hari, akan merangsang glukosa dan mikro nutrien dalam otak. Karbohidrat merupakan salah satu nutrien yang menghasilkan energi yang berfungsi untuk memacu otak. Karbohidrat sendiri dibagi dalam dua jenis, yaitu karbohidrat simpleks dan karbohidrat kompleks. Dalam hal kecerdasan otak, yang perlu dikonsumsi adalah karbohidrat kompleks. Karbohidrat komplek sendiri adalah karbohidrat yang mengandung serat dan vitamin yang bisa dicerna dan diserap perlahan-lahan, sehingga kadar gula dalam tubuh naik secara perlahan. Karbohidrat jenis ini banyak dijumpai pada nasi, roti, jagung, kentang dan pasta.

Makanan berkarbohidrat kompleks mampu memberikan nilai lebih kepada fungsi otak, yaitu membantu memusatkan pikiran untuk belajar dan memudahkan penyerapan pelajaran. Bisa dibilang tingkat konsentrasi dan penyerapan lebih baik dibanding individu yang tidak sarapan. Sebuah survey yang dilakukan pada anak-anak dan remaja menyebutkan anak yang sarapan dengan makanan yang kaya akan karbohidrat komplek, memiliki performa, lebih bisa mencurahkan perhatiannya terhadap pelajaran, perilaku yang lebih positif, ceria, kooperatif, gampang berteman dan dapat menyelesaikan masalah dengan baik. Sedangkan bagi anak yang tidak sarapan, tidak dapat berpikir dengan baik dan selalu kelihatan malas.

Demikian rekan Komuter. Tidak peduli dingin pagi hari, bangun pagi tetap harus dilaksanakan. Jalani aktifitas dengan penuh kegembiraan, semangat, optimis. Awali dengan sarapan. Pastikan sarapan tidak kita tinggalkan dengan aturan yang benar, cukup dan tidak berlebihan.

.

Diambil dari berbagai sumber, dikopas dari berbagai artikel yang juga kopas dari berbagai artikel lainnya.

Mari sarapan……………