perhitungan,

petir menggelegar,

hujan turun dengan lebatnya,

awan hitam menutupi sang terang,

wajah beku itu.

bukan waktu yang tepat untuk beranjak piknik menikmati hari yang mencekam ini, bukan saat yang tepat untuk beranjak jajan menikmati baso dengan kuah segar berwarna merah merona laksana pipi sang gadis belia yang tersentuh bibir si jejaka nakal mata keranjang.

kata-kata itu :,

sudah dibagi dalam kelompok, setiap orang harus tahu kelompoknya apa dan teman-temannya siapa saja. mulai minggu depan, pertandingan voley, yang belum pernah pegang bola, gunakan waktu berolah raga untuk belajar pegang-pegang bola.

kejadian juga akhirnya,

kelompok merpati, orang-orangnya satu level dengan komuter, ga’ jago main voley.

setelah mengamati ternyata sepertinya ada yang salah (atau sudah benar) dengan pembagian kelompok ini. beberapa kelompok terdiri atas orang-orang yang sangat-sangat ahli dibidangnya.

akhirnya komuter mengerti. rekan komuter adalah orang-orang yang sama seperti komuter, hanya sebagai kelompok penggembira sajah.

Alhamdulillah, maha besar Allah atas adilnya pembagian ini.

komuter yakin dan percaya, pimpinan mengusahakan agar setiap orang berolahraga dan seperti pepatah yang mengatakan “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”. dengan dipaksakan bermain voley maka kebugaran tubuh akan terjaga (optimis mode on).

jumat 13 februari 2009,

setelah apel pagi, peregangan bersama, kini waktunya bermain voley. pertama-tama cari rekan kelompok, setelah ketemu bukannya pegang bola malah ngomongin kaus seragam. megang bola aja belum udah ngomongin seragam. plis deh, kasian seragamnya gitu loh kalo kita yang pakai.

lagi berasik masyuk begitu tiba-tiba setingan lapangan berubah. kita mulai drible-drible bola eh salah, mulai (apa sih namanya) tepak-tepok bola pakai kedua tangan yang dirapatkan kemudian tangan tersebut dihajar ke bola hingga bola mental entah kemana.

eh ada yang nge-mandorin, katanya ” perhitungan, mukul bolanya”

maksud loe ??

masa main voley pakai perhitungan,

1. komuter adalah orang bahasa; secara, kerjanya saja guru bahasa, belajarnya belajar bahasa, kalau 1+1 mah ngerti. main voley disuruh perhitungan, dalam benak komuter sambil tepok bola terus hitung 25*6/100-52= ..itung sendiri aja ah.

2. komuter tidak dendam; memang pernah sih waktu lewat lapangan voley saat akan pergi ke kelas, eh ke senggol bola. tapi khan tidak perlu perhitungan kaleee, namanya juga tidak sengaja.

3. komuter tidak konsen secara cukup; pada saat tidak dapat bola komuter matanya jelalatan, jadi suka lupa sudah nepok bola berapa ?

bagaimana perhitungan anda, mari berbagi