motor sebagai media untuk berolah raga bagi freaker IT yang gAptEk

olah raga yang sehat adalah olah raga yang menghasilkan keringat (pemikiran sepihak)

bagaimana dengan makan?

makan juga berkeringat. apalagi makan bakso yang kuahnya kental berwarna merah, makan di bawah tenda biru plastik di tengah terik matahari, dengan kendaraan yang berlalu lalang hingga menyemburkan debu, sscherhnrsssf (suara mendecap).

kembali ke laptop olah raga,

minggu sore, bawa anak mamie bawa mantan pacar, bawa bola plastik, bawa perlengkapan anak mamie, dengan menunggangi tunggangan kesayangan, berangkat ke Monas, rencana olahraga, namun yang ada adalah banyak manusia dari penjuru Indonesia membuat kami tidak bisa berolahraga di Monas karena dimanapun itu pasti ada manusianya. benar-benar waktu yang salah.

tidak terlalu lama di sana -+3 jam-an ancerancer pulang, karena lapar mampir dulu di tenda sekitar parkitan irti yang dekat ring tinju. pengalaman yang buruk, mungkin lidah setiap orang berbeda, tapi kami menyesal makan karena rasanya kurang mengena di lidah kami, dan yang paling nyesek adalah, MAHAL. bagi kami untuk ukuran warung tenda harganya tergolong mahal, belum lagi kalau disandingkan dengan rasanya yang aneh.

ambil motor di parkiran, nyalain, berangkat keluar, terdeteksi kejanggalan.

motor tidak lezat enak dikendarai, seperti akan mati tapi jalan terus, namun tidak bisa cepat karena sebentar-sebentar tenaganya hilang, puncaknya adalah di ujung jalan setelah pasar baru tepat perempatan armabar, motor mati total. yang terjadi adalah dorong motor dari perempatan armabar masuk jalan Garuda, sekalian tungak tengok cari bengkel hingga akhirnya sukses menemukan bengkel di ujung jalan garuda, yaitu di dekat jembatan ji’ung,

inilah olahraga yang sebenarnya, dorong motor sejauh -+5 km dengan tas yang digantung, helm 3 kemudian anak mamie yang sedang tidur. semuanya didorong. sampai bengkel tidak sampai 3 menit semua beres, ternyata hanya ganti busi, karena busi yang sedang dipakai saat itu pecah.

terus hubungannya apa dengan IT yang gaptek?

terus terang postingan ini tidak menyertakan gambar karena waktu di Monas, pas mengeluarkan kamera, tidak bisa dinyalakan, -+ stengah jam utakatik akhirnya nyerah. sampai di rumah keluarkan barang-barang dari tas, tiba-tiba menyembul 4 batang batt aaa alkaline. segera buka kesing kamera, ternyata belum ada batt.