belajar berkendara

dalam benak saya, sebagai seorang komuter. usia minimal bagi seorang anak untuk belajar berkendara adalah pada sejak anak tersebut lahir.

penjelasan : belajar berkendara adalah belajar untuk bersosialisasi dan berinteraksi dengan kendaraan yang digunakan, para pengendara lainnya, dan para pengguna jalan yang tidak sedang berkendara. pada saat baru lahir memang tidak mungkin untuk langsung mengemudikan kendaraan, namun sebagai pembelajaran dalam mengemudikan kendaraan dan bagaimana menghargai peraturan yang ada di jalan.

contoh : seseorang yang sudah berusia 25 tahun sudah (PASTI) boleh memiliki SIM. namun karena tidak pernah belajar berkendara maka selama mengemudikan kendaraannya cenderung mengabaikan peraturan.

ada alasan mengapa hanya mereka yang sudah memiliki SIM boleh untk mengendarai kendaraan, dan untuk memperoleh SIM harus memenuhi ketentuan persyaratan seperti memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), adanya batas umur untuk SIM C (16 th) SIM A (17 th), SIM BI dan BII (21 th), sehat jasmani dan rohani, memiliki pengetahuan yang cukup tentang peraturan lalu-lintas, mempunyai ketrampilan dalam mengemudikan kendaraan, dan lulus ujian teori dan praktek. dan memiliki SIM merupakan salah satu prasyarat mutlak pengemudi menjalankan kendaraan di jalan raya, hal ini diatur dalam pasal 59 UU No 14/1992 tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya, kemudian dipertegas lagi dengan PP No 43/1993 tentang kendaraan dan pengemudi pasal 211 – 242

ini kejadian yang sebenarnya : hari selasa (07-10-2008) saya jemput mantan pacar dengan membawa si anak mamie tentunya (liat khan photonya). di perempatan sebelum taman menteng, saya melaju dengan kecepatan sedang (30-40km/jam), jalan lengang karena sedang lampu hijau, bagitu melewati garis putih, lampu menjadi kuning, menjelang akhir perempatan lampu menjadi merah. nah di sini nih kejadiannya, anak mamie protes karena lampu sudah merah tapi kenapa saya tetap menjalankan kendaraan padahal harusnya berhenti. nah si anak ga’ tau bahwa kendaraan sudah terlanjur akan melewati perempatan, namun dia tau pasti bahwa lampu merah adalah waktu yang wajib bagi kendaraan untuk berhenti. inilah yang saya maksud, dengan usia tepat seorang anak belajar berkendara adalah sejak dia lahir, ga’ harus pintar bawa kendaraan, minimal dia tau hak/kewajibannya dan hak/kewajiban orang lain.