hari-hari sepi

Sebenarnya tidak sepi-sepi amat, tapi sudah 2 hari ini saya berkendara, kok jalan lumayan lengang. oops saya baru ingat bahwa anak-anak sedang libur sekolah.

ini menjadi suatu pemikiran sendiri bagi saya, ternyata yang membuat lalu lintas ramai selama ini adalah anak sekolah. kok bisa ya? secara setiap hari yang pasti berangkat meninggalkan rumah adalah para pekerja dan anak sekolah. coba kalau dibalik, seluruh pekerja di Jakarta libur/cuti katakanlah 1 hari dimana anak-anak tetap bersekolah, kira-kira jalan akan lengang atau tetap ramai ya?

Diterbitkan oleh komuter

seorang komuter yang wara-wiri antara rumah @Parung dan kantor @Cinere. mobilitas dibantu oleh dua tunggangan setia secara bergantian : smash 2004 dan xtrada2011. sekarang ganti dengan Mio Z karena smash ditabrak ma' ma' sen kiri belok kanan.

5 tanggapan untuk “hari-hari sepi

  1. ya iyalah anak sekolah yang bikin rame,,,,apa lagi kalo bolos ma tawuran…wuihhh tambah rame tuh…:)

    ya iyalah masa ya iya dong, he he he …..

  2. Zaenal, boleh kok punya 3 blog ataupun lebih, tapi pilih satu yang akan diikutkan lomba, saran saya yang materi bahasannya seputar tugas Anda di Badiklat. Bisa yang seputar Bahasa Jepang atau seputar Teknisi TI yang sedang Anda tekuni! Selamat Zaenal!

  3. Zaenal, di bagian tertentu sepi tapi di bagian lain tetap saja ramai, macet lagi. Coba kamu lewat depan pasar khan yang ada pedagang bukan pelajar.
    Kalau tentang pengandaianmu tentang pegawai libur/cuti 1 hari dan pelajar masuk, tetap saja ramai karena mereka ke sekolah diantar oleh orang tua pakai kendaraan pula, minimal motor. Nah…. tetap ramaikan.
    Kalau berandai-andai, buat saja jalan raya untuk pejalan kaki dimana tak satupun kendaraan (beroda) boleh lewat dan tidak ada pedagang K5. Jaraknya dari utara ke selatan sekitar 10 km begitu juga dari timur ke barat. banyak untungnya seperti polusi berkurang, murah (gratis), puas rasa hati mau lari atau jalan. Capek … capek dech.

    maunya sih, tapi publik area sekarang malah makin berkurang pak. gimana mau bikin 10 km. di desa masih bisa kalee…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: