komuter

tujuan wisata berikutnya

In bahasa, jakarta, sharing on Juni 30, 2012 at 10:42 am

hari ini, sabtu 30 Juni 2012. abang aji menerima raport kenaikan kelas. walau tidak bermaksud untuk mendahului kehendak Allah. tapi InsyaAllah kami yakin bahwa abang aji (akan) naik kelas. yang menjadi pertanyaan adalah : bagaimana nilainya?

memiliki anak tidak sama dengan memiliki barang/benda. seberapapun berharganya benda, seorang anak tidak dapat dibandingkan dengannya. dalam hal ini, kami selalu berusaha yang terbaik dalam menjaga dan mendidik anak kami sesuai dengan tuntunan dan tuntutan hidup.

tuntunan hidup adalah semua yang diajarkan dalam agama islam. dan kami menyadari bahwa kami sangat berkekurangan dalam mengamalkannya. namun tetap saja kami harus mengajarkannya kepada abang aji. jadi kami belajar agama hingga setua ini dengan cara mengajarkannya kepada abang aji. memang dari hasil membaca/blogwalking kami sering sekali menemukan bahwa menjaga pelajaran agar tidak lupa adalah dengan mengajarkannya kembali kepada orang lain. hal ini terbukti secara pribadi dari pengalaman saya.

karena jabatan saya di kantor adalah Widyaiswara. maka saya berkecimpung dalam kegiatan belajar mengajar di kantor. pelajaran yang diajarkan adalah pelajaran tingkat pradasar hingga tingkat dasar. jadi siswa belajar dari nol hingga mencapai tingkat dasar. dalam standart noryoku shiken (Japanese Language Proficiency test) siswa akan mencapai hasil level empat dari lima level yang ada. level satu yang tertinggi, level lima yang terendah.

awal-awal mulai mengajar, saya getol sekali meningkatkan kemampuan keilmuan saya. ketika itu ada pemikiran bahwa jika mengajar siswa dalam level tertentu, maka saya harus memiliki kemampuan minimal satu level di atasnya. tapi setelah dua belas tahun mengajar, saya mendapat pemahaman baru, karena program yang kami miliki adalah dari tingkat pradasar hingga tingkat dasar, ilmu yang saya miliki tidak terpakai semuanya. bahkan karena jarang dipakai, maka banyak lupa dan hilang, menguap seiring usia.

terbukti bahwa pelajaran yang selalu diamalkan dengan cara diajarkan kembali kepada orang lain akan mendarah daging. tapi pelajaran yang tidak pernah diamalkan/diajarkan kembali kepada orang lain, akan hilang musnah. untuk mendapatkannya kembali harus belajar kembali.

demikianlah yang terjadi pada kami. banyak tuntunan agama yang terlupa dalam menjalani hidup. ketika memiliki anak, kami ingin dia mengikuti semua aturan agama. dan konsekwensinya adalah kami harus juga menjalaninya. untuk menjalaninya, kami harus tahu ilmunya. untuk tahu ilmunya : belajar lagi.

tuntutan hidup adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan bertahan hidup di dunia ini. semua hal yang berkaitan dengan cara-cara bertahan hidup sebagai bekalnya berperang nanti kami berikan/ajarkan. dan seperti juga tuntunan hidup, mengajarkan abang aji agar bisa bertahan hidup nantinya juga cukup sulit.

bagi saya pribadi, untuk dapat bertahan hidup maka harus memiliki ketrampilan dan keahlian. semua itu bisa didapatkan dengan cara dipelajari. untuk lebih memudahkan kami mengajarkan abang aji agar bertahan dalam hidupnya, kami masukkan dia ke sekolah. kami masukkan dia ke bimbel. dan kami masukkan dia dalam kegiatan olah raga.

saya yakin para orang tua pasti juga melakukan hal yang sama. tapi pasti juga caranya berbeda. karena setiap anak adalah unik. mereka berbeda-beda. dan setiap orang tua juga memiliki cara yang berbeda juga dalam menangani anaknya. kompleks sekali hidup ini.

kami pusing dan lelah dalam keseharian bertahan hidup. abang aji juga pusing dan lelah dalam keseharian belajar bertahan hidup. oleh karena itu, kami secara keseluruhan bermaksud untuk dormansi sejenak.

ngapain ?

wisata pastinya

kemana ??

kemana….. kemana….. kemana ??

lah.. ayu ting ting aja bingung. apalagi kami.

jadi…

tujuan wisata berikutnya adalah : …..

About these ads
  1. komban wa sensei,
    watashiwa Anla desu
    douzoyorosiku :D
    #leveljongkok :mrgreen:

  2. Tempat yang bisa membawa kedamain ketika kita menghela nafas.. hehehe :D
    Salam kenal.. :D

  3. [...] ini adalah jawaban atas tulisan saya sebelumnya, yang menanyakan tentang  -+-kemana..kemana..kemana-+- tujuan wisata berikutnya. [...]

  4. dan! wisata selanjutnya… adalah!

    setelah iklan berikut ini…

  5. ke Lampung aja! hehe :D

  6. Pantes gak sempet baca buku ya :) kegiatannya padat sekali ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: