komuter

mari naik becak

In bahan bakar, biker, jalan, pengendara, polusi on Oktober 18, 2009 at 10:43 am

Becak dilarang beroperasi di jalan-jalan ibukota. Dulu komuter setuju dengan peraturan seperti ini. Karena komuter berpikir bahwa becak telah membuat jalan menjadi semrawut. Perilaku pengemudi becak sangat kasar dan susah diatur. Ternyata komuter salah.

Bukan hanya pengemudi becak saja yang susah diatur. Semua pengemudi, dengan segala macam kendaraanya, susah diatur. Lihat di jalan raya. Semua saling berlomba untuk mendapatkan jalan terdepan. Sikut kanan, sikut kiri.

Padahal kalau dikaji ulang, penggunaan becak sangat-sangat dianjurkan. Mari kita lihat di luar negeri, yang ‘katanya’ adalah negara maju. Seperti Jerman, Jepang dll. Mereka memproduksi alternatif moda kendaraan yang bebas polusi.

Jerman memulai di tahun 1997. Tujuannya adalah menekan atau bahkan menghilangkan sama sekali polusi yang disebabkan oleh asap kendaraan.  kendaraannya disebut velo taxi. Jepang menyusul di tahun 2002. Tepatnya di bulan Juni 2002, di kota Kyoto. namanya sama dengan milik Jerman karena memang mengadopsi dari sana, namun penyebutannya menjadi bero takusi.

Kalau untuk sekarang, dilihat dari belakang velo taxi mirip dengan kancil yang dimaksudkan untuk mengganti bajaj namun gagal itu. Komuter sih berkeinginan untuk menggunakan saja sepeda angin dan becak sebagai alat transportasi masa depan di Indonesia. Tidak usah meniru velo taxi, karena kita sudah punya ciri khas sendiri.

Yang terpenting adalah bukan moda transportasinya yang diberangus menjadi rumah ikan di laut, tapi perilaku manusia pengendaranya yang dibenahi. Percuma becak dihilangkan tapi semua pengemudi kendaraan bermotor yang ada masih sama dengan perilaku pengemudi becak. Malah makin parah. Kalau dulu tenaga kendaraan terbatas karena pakai tenaga manusia, sekarang malah pakai tenaga mesin.

velotaxi

Setujukah anda becak difungsikan kembali … ???

About these ads
  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Betul sekali. Becak seharusnya bisa dieksplorasi menjadi kendaraan yang unik dan ramah lingkungan. Tentunya ini selain ramah lingkungan akan menjadi daya tarik wisatawan

  2. Saya mah setuju-setuju sahaja selama memang bisa bener-bener difungsikan.
    Lagi belajar membantu mengurangi pulosi dunia dengan memakai sepeda kayuh hijau. :D

  3. Yang pertama diurusi mungkin gimana mengurangi kendaraan bermotor yang ada.. pertumbuhan yang sangat eksponensial terasa sekali telah membuat lalu lintas Jakarta sesak.. baru setelah itu menjadikan becak sebagai salah satu daya tarik wisata, IMO.

  4. susahnya, pola migrasi masyarakat ke suatu daerah turut berkontribusi pada volume kendaraan, ketika kendaraan “hijau” spt becak atau ramah lingkungan lainnya mulai trend. rasanya, mereka akan terkonfrontasi pada efisiensi, efektifitas, & aktivitas. terlalu rumit, mulai perputaran bisnis kendaraan, pajak, dll. saling terkait. terus menerus.
    btw, ditunggu artikel lomba tamiyanya ya. maren di bdg jg ada, tp khusus produk auldey+alkaline, cuma ya itu, regulasinya banyak yg aneh & nyebelin, hehehe..

  5. Saya setuju banget, ditambah lagi fasilitas jalan agar semuanya menjadi tertib, termasuk ketaatan manusianya untuk bisa patuh sama aturan dan rambu2

  6. boleh aja diaktifkan tuh,biar jakarta tambah macet

  7. mel lebih suka ide gini ” menghilangkan metromini” dan mengaktifkan busway di semua jalur”,,kan metromini suka ugal ugalan,,menuhin jalan,,pokoknya bikin BT

  8. yupzz..ternyata dg menghilangkan becak tetap saja pengemudi yg lain membuat semrawut jalanan..jd g ada bedanya dg becak… :D

    salam, ^_^

  9. saya lebih setujuh peraturan berlalu lintas lebih di tegaskan..bukan hanya sebuah perda belaka…

  10. selama becaknya bisa mengurangi kemacetan dan padatnya kendaraan seh saya sgt setuju…
    salam kenal,

  11. wah keren om, jadi pengin naik gituan :D

  12. jadi pengen naik becak lagiii……

    heuheu… uda ga main2 lagi nie, postingan baru buat n baru aja kelar, tapi sederhana hikzz….. :-p

  13. Untungnya lalu lintas di daerah saya tidak semerawut seperti Jakarta. Maklum masih kota kecil. Saya setuju dengan pikirannya Mel, jadikan busway kendaraan wajib, atau adopsi aja pengaturan lalu lintas di singapura, mobilitas masyarakat lebih banyak menggunakan MRT (khan udah ada rencananya) nanti bisa terintegrasi dengan moda angkutan yg lain (busway,kereta api kawasan jabotabek & monorel

    Pemerintah juga harus menerapkan regulasi yang ketat ttg kepemilikan kendaraan pribadi.

    Kalau masalah becak….saya kurang setuju… bukan apa-apa Pak
    saya paling ga sampai hati naik becak, gak manusiawi banget, ga tega liat abang becak ngayuh becak, sementara saya duduk santai, mending naik ojeq aja hehehe…

    Khabar saya baik Pak…kerjaan banyak, tapi masih bisa curi-curi blogwalking :)

  14. wowowowowo, pasti uenak naik becak ini

  15. salam kang :)lama tak mampir ternyata disini masih ada becak :)

  16. padahal naik becak itu nyumi banget lho…kenapa dilarang ya…?hehehe :)

  17. Assalaamu’alaikum

    Saya setuju bangat dengan penggunaan becak ini, selain mengurangkan polusi ia juga bersifat sentimental saat duduk nyaman di atasnya sambil menikmati udara segar dan alam keliling yang bergerak perlahan sesuai dengan kayuhan sang becak. Tapi kasihan kalau muatannya berat. Di Malaysia, penggunaan becak masih banyak seperti di Melaka, Terengganu dan Kelantan untuk jarak dekat dalam bandar. Salam mesra.

  18. cape gan narik becak, untungnya dikit lg :hammer:

  19. Kalo anti polusi, gak bikin macet, murah..
    Setuju……. :grin:

  20. haduh mesra-mesran enak kali di becak

  21. setujuuuuu banget
    karena aku suka banget naek becak hihi

  22. becak memang kendaraan bebas polusi. paling-paling polusinya cuma berasal dari asap rokok abang tukang becaknya..

    tapi kalau becak difungsikan lagi di Ibukota, banyak masalah baru yang akan timbul. berani taruhan, jumlah kendaraan pribadi gak bakal berkurang. siapa yang mau naik becak di bawah matahari yang panas.. :mrgreen:

    alih2 mengurangi polusi, keberadaan becak hanya akan turut menambah antrian kendaraan yang macet di jalanan ibukota.

    bagaimana kalau masyarakat jakarta mulai mempertimbangkan secara serius untuk selalu naik moda transportasi massal seperti transjakarta ketika beraktivitas sehari-hari… :D

  23. Dilihat dari sisi prikemanusiaan dan prikecapekan, kira2 manusiawi ngga ya kita membayar sesorang untuk kita “suruh” menopang tubuh kita, bak raja yang bersahaja…

  24. Macet dan Polusi sudah menjadi momok menakutkan di lalulintas perkotaan, blek erji menjadi salah satu penyumbangnya…hiks…

    Tapi PRof dah mengimbanginya dengan bersepeda ria untuk berangkat bekerja…., goes to work by bike…!!!
    Semoga bisa menebus dosa blek erji….

  25. Yang membuat jalan menjadi semrawut dan banyak polusi itu bukan becaknya ataupun mobilnya tapi lebih ke pengemudinya yang tidak bisa mematuhi peraturan n enggak bisa menjaga lingkungan…
    Asalkan pengemudinya mematuhi peraturan yang ada n saling toleransi satu sama lain mungkin jalanan akan terasa lebih aman dan tertib… ;)

  26. Salam bahagia, saya sangat setuju, karena becak bukan saja menguruangi polusi tapi sumber penghasilan orang kecil.

  27. Becak kota seperti itu to… bagus ya… :)

  28. dukung banget penertiban but buat kita nyaman juga dong………………..becak oh becak……
    salam hangat selalu

  29. setuju banget kalo becak masih ada. Nyante kalo naik itu

  30. stuja aJah,polusi berkuran9,asalkan jan9an jadi semrawut,dan carut marut ajah coz sekaran9 ajah uda crowded 9inih jakartanya…

    tapi klu tukan9 becakna bapa’2 yan9 da sepuh kasian ju9a uyy nda te9aa..

  31. Setubuh banget gue….

    kan jadi lebih sehat juga seger udaranya :D

  32. Susah juga kalau becak difungsikan kembali, tetapi selama tidak mengganggu lalu lintas, ya why not? Bagaimanapun juga harus banyak hal2 yang difikirkan jikalau becak mau difungsikan kembali apalagi di lalu lintas Jakarta yang padat dan ‘semerawut’ itu…

  33. celingak cilingkuk….
    dima’afin ga ya??
    pak pengendara mahap ya, sy uda sembarangan di jalan ga sengaja hehe…
    ga boleh MARAH-MARAH Dong tar nangis nieh, trus cepet tuir hayooo….
    janji deh lain kali ga bakal di ulangi, deal… :)))

  34. becak itu sehat dan menyehatkan…

  35. untuk mengatasi masalah polusi..
    setuju..
    mungkin perlu di buat hari bebas polusi seperti yang telah dilakukan di jkt tiap hari minggu (ato sabtu yah?)..
    nah hari bebas polusi itu di ikuti dengan transportasi khusus becak.. ;-)

  36. kalo aku justru labih asyik naek becak..lebih banyak seninya..

    salam manis

  37. lebih setuju MRT mas… becak untuk skala lingkungan masih ok sepertinya. tapi untuk skala kota jakarta… wah..wah.. masalahnya sepertinya ga akan berkurang. eh becak buat commuting..? heheh… butuh abang becak super ya..

  38. gambarnya keren gan :lol:

  39. maaf OOT
    btw vote blog saya http://teamtouring.web.id di http://www.bubu.com/pb2009/f_vote untuk kategori blog wisata
    terima kasih

  40. siang bang………
    semangat semangat yuk……
    salam hangat selalu

  41. Kampung saya banyak ituh, akan tetapi yang seperti gambar diatas masih jarang-jarang, ^_^…V

  42. Jika berkunjung di Solo aku suka ngenjot becak … bahkan aku ngadain lomba ngenjot becak bersama temen-temenku bulé … biar tidak menganggu trafik, lombanya diadakan jam 2-4 pagi hari … seru deh!

    Semua itu jika diatur bakal teratur … tukang becak itu juga manusia … tapi kenapa becak-becak mereka disita dan dicemplungin di laut … Itu bikin aku kecewa berat dgn pemerintahan Soeharto yg tidak manusiawi!

    Pokoknya aku sejutu … becak/sepeda genjot dimunculkan kembali!

  43. Klo becak nya kayak gamabar diatas , kayaknya sy setuju banget. Sama mungkin ditambahin kontrol pedal otomatis yg murah meriah ,biar ga cape ngegenjotnya ^______^

  44. saya ngga setuju deh, masalahnya kebanyakan orangnya sulit diatur, belok, nyebrang ngendarainnya seenaknya, ada 2 biji aja bikin macetnya sampe 5 kilo apalagi dibebasin bisa-bisa orang yang mau berangkat kerja aturan sampe jam 8 pagi jadi jam 8 malem baru sampe. aduh kebayang deh gimane semrawutnya kemacetan waktu becak dibebasin, kalo kita lagi naek angkot di depan ada becak jalannya pelan mau nga mau kita ikutan pelan, kalo diklakson makin dialingin. kecuali kalo mobil dibatasin jumlahnya cuman ada 100 rebu….wah enak bener deh gue paling duluan berangkat kerja naik sepeda, kalo ada keperluan turun dari angkot ke tempat2 jalan kecil baru naik becak . ya nga, coba deh bayangin

  45. kalo aq si cenderung bagaimana pemerintah memberhentikan prudksi atau pemasukan mobil dari cina jepang mungkin gak cuma jerman yang berlomba2 tetapi di jepang yang prduksi mobil bgus2 cuma di lempar ke kita dan orang sana bersepda,,. sbernernya qt dah merdeka belom kok di jajah orang sndiri??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 50 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: